Sena dkk. Turun di ITT & “Road Race”

PEMBALAP Jabar asal PBS Sangkuriang (dari kiri) Adhtya Fardyana (14), Gudelia A.K. (15), dan Sena Putra (13) berfoto saat pelepasan tim di Bandung, Kamis (5/2). Mereka mewakili Indonesia pada kejuaraan ASEAN Youth U-16 di Putra Jaya Malaysia, 7-8 Februari mendatang.* BAMBANG KUNTHADY
BANDUNG, (PR).-
Tiga pembalap Jabar asal PBS Sangkuriang yang mewakili Indonesia pada kejuaraan balap sepeda tingkat remaja, ASEAN Youth U-16 di Putra Jaya Malaysia, 7-8 Februari, akan turun pada nomor ITT (individual time trial) dan road race putra dan putri.
Mereka memantapkan latihan di sirkuit jalanan Kota Baru Parahyangan Padalarang. Untuk daya tahan, mereka berlatih di jalan raya menempuh rute Bandung-Sumedang-Cikamurang hingga ke Ciater, sedangkan latihan fisik dan putaran kaki di Nala Cycling Training Center milik ketua PBS Sangkuriang, Nala Wydia. Para pembalap remaja ini di bawah bimbingan pelatih Aming Priatna, juara Asia 1961 di Jepang.
Pembalap yang akan ke Malaysia adalah Sena Putra (13 tahun) dan Adhtya Fardyana (14), dan pembalap putri Gudelia A.K. (15).
Ketua PBS Sangkuriang Nala Widya pada sambutannya saat pelepasan tim Indonesia, Kamis (5/2) di Bandung, berharap pengalaman pertama bagi para pembalap remaja Kota Bandung, bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Baru kali ini Indonesia menurunkan pembalap muda sepanjang sejarah balap sepeda di tanah air dalam lomba internasional. Hal ini akan bermanfaat untuk mengukur seberapa jauh kemampuannya dibandingkan dengan Malaysia, yang dalam lomba pembibitan usia dini balap sepeda sudah meninggalkan Indonesia selama 6 tahun.
“Saya berharap rintisan yang telah dilakukan di Bandung oleh para mantan atlet dan simpatisan untuk pembinaan atlet sepeda usia dini jadi momentum perubahan pola pembinaan di Indonesia,” ujar Nala.
Ia mengatakan pembinaan saat ini baik di tingkat pusat maupun daerah mengabaikan tingkat usia dini. Atlet balap sepeda bukan hanya butuh tenaga dan kecepatan, tetapi juga talenta dalam membaca situasi lomba. Semua yang jadi juara dunia merupakan pembalap yang cerdas disamping kuat. Itu dapat dicapai dari pola pembinaan yang tepat sejak usia dini yang sebaiknya sudah dimulai sebelum usia 10 tahun.
Lomba akan diikuti 6 negara, yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Kegiatan lomba ASEAN Youth ini digelar untuk memeriahkan lomba balap sepeda tingkat dunia Le Tour de Langkawi 2009 yang akan digelar 9-15 Februari, dengan start etape I dari Putra Jaya.
Atlet yang terpilih ini dipantau dari lomba pembibitan usia dini Ultra Milk yang digelar PBS Sangkuriang dan ISSI Jabar. Adhtya juara Kadet B (13-14 tahun) seri I dan II, serta Sena Putra runner-up Kadet B seri I dan II, serta putri Gudelia A.K. juara Putri U-16. Josep Lomena dari PB ISSI ikut mendampingi mereka. (BK)***
o l l z






