now playing: Goo Goo Dolls – Iris
setiap kali aku ngedengerin lagu ini, aku bisa ngebayangin
kamu dan gitarmu sedang berdansa di depanku,
di bawah pohon beringin, pada malam minggu yang dingin.
lilin-lilin yang kau bawa mungkin dapat menerangi malam,
bintang-bintang di langit menjadi saksi keberadaan kita,
tapi hanya nyanyianmu yang dapat menghangatkanku.
setiap lirik kau nyanyikan dengan raut muka yang tidak mengenal
lelah ataupun takut pada apa yang akan terjadi.
betapa keras kepalanya kamu.
semakin kau bernyanyi, semakin aku ingin menangis.
semakin aku ingin membuatmu berhenti.
perasaan ini terlalu menghanyutkan, tapi tetap kau bernyanyi.
tapi tahukah kamu, bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi.
bahkan malam ini tidak akan berlangsung lama.
kita tahu bahwa tidak satupun dari kita tidak ingin pulang sekarang
jadi buatlah malam ini kenangan yang tidak terlupakan.
sayangku, aku harap ini hanya mimpi.
aku tidak ingin kenangan ini lambat laun memakanku.
sayangku, betapa tersiksanya aku.
aku terlalu lemah untuk kembali utuh setelah kau
luluhkan hatiku dengan suaramu yang merdu itu.
sayangku, sekarang sudah larut.
aku tidak ingin ini cepatberakhir tapi
aku juga tidak ingin ini terus berlanjut.
kembalikanku pada bentuk awalku, jangan kita terjebak dimensi
waktu yang menghanyutkan ini.
sebelum mengakhirinya, aku ingin meminta sesuatu darimu.
aku tidak ingin kau pergi dari hatimu, tempat dimana semua
yang kau kasihi. ketika kau pergi, sangatlah susah untuk membawamu
kembali. janganlah pergi, ingatlah hari ini.
—————————————–
aku gak tau ini jenis puisi atau hanya sekedar isi pikiranku
tapi yang pasti ini adalah sebuah karya tulis dari inspirasi
sebuah kehidupan (ceileh bahasanya)
jadi jangan penasaran apakah ini berdasarkan kehidupanku?
ehhmm, ya dan tidak.
so keep guessing, ok.
hhe.
ols*









